Alhijaz IndoWisata Travel Umrah & Haji Khusus: Biaya Paket Umroh 2017 Pesawat Saudia Mulai Rp 20,9 Juta Langsung Jeddah.

081398129556 , 085325605501
081318606231 , 082213229992
~ Izin Haji 116/2015
~ ASITA : 0841/VIII/DPP/2003
~ IATA : HO 15-3 1053 6
~ HIMPUH : 013/HIMPUH 2010
Header alhijaz indowisata umroh murah hemat
Musim Umroh 1439 H (2017 - 2018) harga mulai 20,9 Juta. ~ Segera hubungi marketing kami IIN April Yani 0813-9812-9556 - SUGIYO Tahuri 0853-2560-5501 - EKA Sasty 0813-1860-6231 ~ Hari Minggu kantor buka jam 10.00 - 14.00. ~ Pembayaran hanya ke Rekening Bank PT. Alhijaz Indowisata . Terima kasih !!!

Keutamaan Beribadah Haji dan Umroh

Dalil Keutamaan-keutaman Beribadah Umroh dan Haji


Keutamaan Beribadah Umroh dan Haji


Suatu ibadah apabila dikerjakan dengan benar akan memberikan efek positif yang luar biasa, begitupun halnya dengan Ibadah Umroh bila dilaksanakan sesuai tuntunan dengan baik dan benar, Insya Allah akan terjadi perubahan pribadi yang positif lebih baik dari sebelumnya. Seperti hidupnya akan lebih religius, dan lebih peka serta peduli kepada sesama juga menjadi lebih dermawan.
Harta benda yang dimilikinya merupakan pemberian Allah akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan digunakan untuk kepedulian sosial yang terarah dengan benar dan baik. Dengan mengharap ridho Allah, Insya Allah di akhirat akan mendapat balasan syurga dari Allah SWT. seperti sabda Rasulullah Saw:  "Haji yang mabrur ( baik ) tidak ada balasan baginya kecualai surga" (H.R.Ahmad dan ath-Thabrani).

Hikmah yang akan didapat adalah sebagai berikut:


  • Merupakan perjalanan suci (rihlah muqaddasah) sehingga semua kegiatan yang dilakukan dalam beribadah umroh merupakan ibadah yang akan mendapatkan pahala dan ridho dari Allah SWT.
  • Sebagai bagian dari syi'ar untuk membesarkan dan mensucikan nama Allah seperti yang terucap dalam kalimat talbiyyah.
  • Sebagai baian dari sarana agar manusia bisa lebih mengintrospeksi dirinya sendiri.
  • Menyadarkan diri sebagai hamba Allah SWT yang sudah sepatutnya patuh dan taat dengan segala perintah-Nya serta menjauhi segala hal yang dilarang-Nya.


Hikmah-hikmah lainnya yang terkandung dalam ibadah umroh, sebagai berikut:



  • Hikmah berpakaian ihram: menggambarkan kesederhanaan diri, kesucian jiwa dan hati (warna putih sangat dianjurkan sekali), rendah hati, dan juga tidak ada unsur berlebihan serta sombong.
  • Hikmah thawaf: kegiatan berputar dalam thawaf melambangkan perputaran alam semesta, serta jumlah putaran sebanyak 'tujuh kali' yang melambangkan bilangan 7 hari dalam seminggu, 7 lapis langit dan bumi, serta 7 lapis syurga dan neraka. Sebagai pusat thawaf ka'bah adalah miniatur bangunan suci dari Baitul Maqdis di atas langit dengan puluhan ribu malaikat yang mengelilinginya (sebagian riwayat menyebut sebanyak 70.000 malaikat) yang setiap harinya berthawaf.
  • Hikmah wuquf di Arafah: miniatur digiringnya manusia di padang mahsyar sesuai dengan amalan perbuatan yang telah dilakukan ketika hidup di dunia, perenungan atas segala amal perbuatan manusia, sebagai keinsyafan seorang hamba Allah yang penuh dosa sehingga harus dibersihkan, dan juga sebagai simbol pembebasan manusia.
  • Hikmah sa'i: merupakan lambang kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Mengingatkan jamaah bagaimana perjuangan Siti Hajar (istri dari nabi Ibrahim AS) saat mencari air dengan berlari diantara bukit Shafa dan bukit Marwah sebanyak 7 kali bolak-balik.
  • Melempar jumrah: sebagai simbol penentangan manusia terhadap setan. Melempar jumrah (kerikil) adalah simbol yg di dalamnya memperingatkan manusia untuk membuang/melempar (nafsu setan) dari jiwa mereka sejauh-jauhnya .


Setiap Muslim didalam hatinya sudah dapat di pastikan rindu dapat berziarah ke tanah Haram. Rindu mengunjungi kota Mekkah maupun kota Madinah, kerinduan ini dapat muncul  karena hubungan yang kuat dari ruhiyah antara pribadi seorang muslim dngan Sang Penciptanya . Suatu hubungan tanpa hijap (tirai) yang merupakan sebuah proses untuk dilakukan secara berkala dan istiqomah.

Suatu aktifitas untuk menjaga intensitas hubungan diantara manusia dengan sang Penciptanya saat berada di tanah Haram sendiri, ialah aktifitas Ibadah Haji dan Umroh. Ibadah Haji dan umroh biasa dilakukan umat Muslim dari seluruh penjuru dunia.  Waktu pelaksanaan Ibadah Haji hanya dilakukan selama 1 tahun sekali pada bulan dzulhijah, berbeda dengan Ibadah Umrah dapat dilaksanakan setiap saat.


Keutamaan-keutamaan (fadhilah) Ibadah Haji dan Umrah :



  1. Haji dan Umroh itu termasuk sebagus-bagusnya amalan. Dalam sebuah hadits Abu Huroiroh rodhiyAllahu ‘anhu, dia berkata : “Bahwasannya Rosululloh shollAllahu‘alaihi wasallam ditanya : “Amal apakah yang paling utama itu ?” Beliau menjawab : “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Beliau ditanya lagi : “Kemudian apa lagi ?” Beliau menjawab : “Berjihad di jalan Allah.” Beliau ditanya lagi: “Kemudian apa lagi ?” Beliau menjawab: Haji yang mabrur.” (HR Imam Al-Bukhori no. 26 dan Imam Muslim no. 248)
  2. Bahwa amalan Haji dan Umroh itu akan bisa menghilangkan kefakiran/kemiskinan, juga menghapus dosa-dosa. Rosululloh shollAllahu‘alaihi wasallam bersabda pernah bersabda:“Ikutilah antara haji dan umroh (yakni lakukanlah amalan haji, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan umroh), karena keduanya itu akan menghilangkan kefakiran/kemiskinan dan (menghapus) dosa-dosa, sebagaimana bara api (menghilangkan) kotoran besi, emas dan perak. Dan tidak ada balasan/pahala bagi haji yang mabrur kecuali jannah (surga).” (HR Imam At-Tirmidzi no. 810, An Nasai no. 2631, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)
  3. Orang yang berHaji dan Umroh, akan kembali pulang ke rumahnya dalam keadaan dosa-dosanya dibersihkan, seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. Dalam hadits Abu Huroiroh rodhiyAllahu ‘anhu juga disebutkan, bahwa Nabi shollAllahu‘alaihi wasallam bersabda bersabda : “Barangsiapa berhaji karena Allah (yakni ikhlas karena-Nya), kemudian tidak melakukan rofats dan tidak pula berbuat kefasikan, dia akan kembali (pulang) seperti hari dia baru dilahirkan oleh ibunya.” (HR Imam Al-Bukhori no. 1521 dan Imam Muslim no. 3291)
  4. Orang yang menunaikan ibadah haji dan umroh itu akan diberi pahala/balasan berupa surga. Disebutkan pula dalam hadits Abu Huroiroh rodhiyAllahu ‘anhu, Rosululloh shollAllahu‘alaihi wasallam bersabda : “(Dari) umroh yang satu kepada umroh yang  berikutnya, (adalah) sebagai penghapus (semua dosa) yang terjadi diantara keduanya. Dan haji mabrur, tidak ada balasan baginya kecuali surga.” (HR Imam Al-Bukhori no. 1773 dan Imam Muslim no. 3289)
  5. Amalan ibadah Haji itu akan bisa menghapus dosa-dosa di masa lalu. Dalam hadits Amru bin Al-‘Ash rodhiyAllahu ‘anhu, bahwa Nabi shollAllahu‘alaihi wasallam  pernah bersabda kepadanya : “Bukankah kamu mengetahui – wahai ‘Amru – bahwa (agama) Islam itu menghapus (dosa-dosa) di masa lalu ? Dan bukankah hijrah itu (juga) menghapuskan (dosa-dosa) di masa lalu ? Dan bukankah haji itu (juga) menghapuskan (dosa-dosa) di masa lalu ?” (HR Imam Muslim no. 321)
  6. Bahwa amalan Haji dan Umroh itu adalah seutama-utama jihadnya kaum wanita, karena bagi wanita tidak ada jihad dalam bentuk peperangan secara fisik. Dalam hadits ‘Aisyah Ummul Mukminin rodhiyAllahu ‘anha, dia berkata : “Wahai Rosululloh, kami memandang bahwa jihad itu adalah seutama-utama amalan, tidak bolehkah kami berjihad ?” Beliau berkata : “Tidak, kalian mempunyai amalan yang paling utama, (yaitu) haji mabrur.” (HR Imam Al-Bukhori no. 1520)
  7. Dalam lafadz lainnya, juga dari hadits ‘Aisyah Ummul Mukminin rodhiyAllahu ‘anha, dia berkata : “Aku berkata : “Wahai Rosululloh, apakah bagi wanita ada kewajiban untuk berjihad ?” Beliau menjawab : “Kewajiban atas mereka adalah berjihad (tetapi) yang tidak ada peperangan di dalamnya, (yaitu) haji dan umroh.” (HR Imam Ibnu Majah no. 3901 dan Ibnu Khuzaimah dalam Shohih-nya no. 3074)


Demikianlah beberapa dalil tentang keutamaan ibadah Haji dan juga Umroh. 

Rasulullah SAW telah mencontohkan Ibadah haji maupun umroh dan menjadikannya sebagai rangkaian ibadah pelengkap dan juga penyempurna ke Islaman seseorang. Maka dari itu ibadah Haji dan Umrah merupakan ibadah yang sangat istimewa bagi umat islam.

Bila kita akan/sedang melakukan Haji dan umrohnya, semoga ini akan menjadi ibadah haji dan umroh yang mabrur. Adapun bagi anda yang belum diberi kemampuan untuk menunaikan ibadah tersebut, Semoga Allah SWT dapat mempermudah jalan kita semua untuk dapat melaksanakan ibadah Haji dan Umroh. Aamiiin.

Semoga uraian ringkas ini bermanfaat bagi kita semua. WAllahu a’lamu bis showab.


Back To Top